Old Website

MC Politik KBRI Cairo Hadiri Pelepasan Peserta Program Sandwich

penutupan_sandwich4

Atdikcairo.org – Minister Counsellor Politik KBRI Cairo, Meri Binsar Simorangkir, Kepala Kanselerai/HOC, selaku Act. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo, didampingi Staf Atdikbud  hadiri Pelepasan Peserta Program Sandwich di Universitas Suez Canal Ismailia (10/12). 15 orang mahasiswa-mahasiswi Indonesia Peserta Program Sandwich berada di Ismailia untuk mendalami dan meningkatkan ketrampilan berbahasa Arab di Univeristas tersebut selama satu semester, dan akan segera kembali ke tanah air pada pertengahan Desember 2013.

Dalam resepi perpisahan (haftah el-wada’) yang dihadiri oleh seluruh Guru Besar Pembimbing Program Sandwich dimaksud, Prof. Dr. Abdel Rahim Kurdi, Direktur Pusat Bahasa dan Terjemah di Universitas Suez Canal, selaku Ketua Pelaksana Program antara lain mengatakan bahwa mahasiswa Indonesia peserta program sandwich ini adalah duta-duta bangsa Indonesia yang sangat rajin, cinta ilmu, dan berakhlak mulia.

“Saya sangat bangga menyaksikan keberadaan mereka di perguruan tinggi ini, karena mereka benar-benar dapat menempatkan diri sebagai seorang penuntut ilmu yang semestinya.” Demikian Prof. Kurdi, selain itu beliau juga mengatakan, “Hampir setiap hari saya bertemu mereka, berpapasan di tangga, tapi saya sudah sulit membedakan apakah mereka ini peserta program sandwich dari Indonesia, atau mahasiswa berasal dari Ismailia, karena mereka sudah membaur dengan teman-teman mereka, saling bertukar informasi, bertukar ilmu. Ini adalah sebuah pemandangan yang menggembirakan.” Lanjut Kurdi yang disambut tepuk tangan yang hadir.

Sementara itu, mengomentari kehadiran Minister Counsellor Politik KBRI Cairo pada acara tersebut, Prof. Kurdi mengatakan bahwa ia sangat salut dengan KBRI Cairo yang menjalankan fungsinya dengan tepat, termasuk dalam memberikan perhatian kepada putra-putri bangsanya yang sedang belajar di Negara tempat ia bertugas.

Kurdi menambahkan, bahwa beberapa hari sebelumnya, ia menghadiri pertemuan dengan para pejabat Kemlu Mesir, dan dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh KBRI Cairo perlu dicontoh oleh Perwakilan Republik Arab Mesir di luar.

Dalam memberikan sambutan mewakili KBRI Cairo, Meri Binsar Simorangkir, atas nama Bapak Duta Besar menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada para Guru Besar di Universitas Suez Canal, yang telah bersusah payah membimbing dan mengajarkan ilmunya kepada peserta program sandwich selama beberapa bulan di Ismailia. Selain itu, Bapak Meri juga menyampaikan sangat terkesan dengan pelaksanaan program ini, terutama para Guru Besar yang sangat ramah, dekat dengan mahasiswa dan tidak bosan-bosannya membimbing mahasiswa.

“Kalian adalah mahasiswa yang sangat beruntung, karena dari sekian juta mahasiswa Indonesia, kalian yang terpilih menerima beasiswa unggulan untuk mengikuti program ini. Untuk itu, sepulang dari kegiatan ini, kalian harus lebih rajin, dan menularkan apa yang sudah didapat di sini kepada teman-teman di perguruan tinggi masing-masing.” Pesan Bapak Meri.Kepada para peserta, Bapak Meri juga berpesan agar bisa menjadi tolok ukur keberhasilan program ini di tanah air nanti.

Prof. Dr. Hasan Yusuf, Direktur Pusat Studi Indonesia di Universitas Suez Canal dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa keberadaan mahasiswa Indonesia di universias ini, meskipun tidak terlalu lama, telah banyak memberikan kesempatan kepada mereka untuk bergaul dengan mahasiswa Ismailia, ini adalah cara yang tepat untuk meingkatkan kemahiran berbahasa. Menurut Hassan Yusuf, kebersamaan mereka dengan teman-teman mereka asal Ismailia, selain mempercepat kemampuan bahasa Arab, juga saling bertukar ilmu dan informasi, sesuatu yang sangat berguna bagi masing-masing.

Mewakili seluruh peserta, Muhammad Rimbun yang menyampaikan sambutan dan kesan-kesannya selama mengikuti kegiatan, antara lain mengatakan bahwa secara umum ia dan teman-temannya sangat terkesan dengan program yang diselenggarakan oleh Universitas Suez Canal, atas banyaknya ilmu baru yang diperoleh, atas keramahan para Guru Besarnya, atas kerja keras mereka dalam memberikan bimbingan. Selain itu, ia dan teman-temannya juga sangat senang dengan lingkungan Ismailia yang ramah, bersahabat dan suka menolong. Sambutan singkat tersebut mendapat sambutan yang sangat baik dari para Guru Besar yang hadir, karena bahasa Arab yang digunakan, menurut mereka, sangat bagus.

Sebelum resepsi ditutup, para peserta menerima sertifikat, yang diserahkan oleh Direktur Pusat Bahasa dan Terjemah, MC Politik KBRI Cairo dan Para Guru Besar yang hadir secara bergantian. Selanjutnya para peserta menyumbangkan sebuah lagu dalam bahasa Arab yang merupakan ungkapan terima kasih kepada para guru mereka dan keindahan kota Ismailia serta keramahan warganya. (MJ)

Sumber: http://www.atdikcairo.org/info-pendidikan/info-aktual/938-mc-politik-kbri-cairo-hadiri-pelepasan-peserta-program-sandwich.html

You may also like...