Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penduduk terbanyak di dunia, dalam pencatatan penduduk yang dilakukan oleh kementerian dalam negeri tercatat 279 jiwa penduduk indonesia pada tahun 2011, maka dari itu peranan agama di Indonesia memiliki peranan penting dalam kehidupan bermasyrakat. Hal ini dinyatakan dalam ideologi bangsa Indonesia, yaitu Pancasila yang terdapat dalam sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa). Sejumlah agama di Indonesia juga berpengaruh secara kolektif terhadapat politik, ekonomi, dan budaya, terdapat lima kepercayaan/ agama yang diakui di Indonesia yaitu : islam, kristen, Katholik, budha, dan hindu, dan juga beberapa aliran kepercayaan. Dengan banyaknya agama maupun aliran kepercayaan yang ada di Indonesia, konflik antar agama sering kali terjadi, timbulnya berbagai konflik di berbagai daerah yang disebabkan oleh SARA. Selain itu, penyebab utama timbulnya konflik yang berbau SARA, khususnya pada agama adalah minimnya pemahaman dan pengamalan akan sila pertama Pancasila oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Minimnya rasa toleransi pun menjadi salah satu unsur penyebab konflik agama. Maka dari itu perlu adanya tindakan demi terciptanya masyarakat madani dengan berazaskan pada ajaran ideologi di Indonesia yaitu Pancasila
Pancasila merupakan sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia. Artinya seluruh tatanan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara menggunakan Pancasila sebagai dasar moral atau norma dan tolak ukur tentang baik buruk, benar salahnya sikap, perbuatan dan tingkah laku warga masyarakat bangsa Indonesia.
Sila pertama dalam Pancasila yaitu Ketuhanan yang Maha Esa, sila pertama ini mengandung nilai-nilai yang religius, penjelasan dalam sila pertama ini sebagai berikut :
-
Merupakan bentuk keyakinan sebagai hak yang paling asasi yang berpangkal dari kesdaran manusia sebagai makhluk Tuhan
-
Negara menjamin kebebasan setiap penduduk utnuk beribadat menurut agama dan kepercayaan masing-masing
-
Tidak boleh melakukan perbuatan yang anti ketuhanan dan anti kehidupan beragama
-
Mengembangkan kehidupan toleransi baik intern umat beragama, antara umat beragama maupun kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah.
Searah dengan perkembangan, sila Ketuhanan yang Maha Esa dapat dijabarkan dalam beberapa point penting atau biasa disebut dengan butir-butir Pancasila, yaitu:
-
Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
-
Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
-
Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antra pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
-
Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
-
Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
-
Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing
-
Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
Meskipun di Indonesia memiliki Ideologi yang berupa Pancasila, namun masih saja terjadi konflik antar umat beragama, penyebab konflik antar umat beragama ini disebebkan oleh beberapa faktor, yaitu :
-
Karena tidak adanya keampuhan Pancasila dan UUD 1945 yang selama ini menjadi pedoman bangsa dan negara kita mulai digoyang dengan adanya amandemen UUD 45 dan upaya merubah ideologi negara kita ke ideologi agama tertentu.
-
Kurangnya rasa menghormati baik antar pemeluk agama satu dengan yang lainnya ataupun sesama pemeluk agama.
-
Adanya kesalahpahaman yang timbul karena adanya kurang komunikasi antar pemeluk agama.
-
Perbedaan suku dan ras ditambah dengan perbedaan agama menjadi penyebab lebih kuat untuk menimbulkan perpecahan antar kelompok dalam masyarakat.
Salah satu kasus dari konflik antar umat beragama contohnya baru-baru ini terjadinya pebedaan pendapat pendapat antar kelompok–kelompok Islam seperti FPI (Front Pembela Islam) dan Muhammadiyah, padahal mereka satu ajaran islam yang sama. Dan konlik yang lain yaitu kasus gereja Yasmin di Bogor yang mengakibabtkan perpecahanan antar umat beragama. Konflik antaragama lebih sulit diatasi dibandingkan dengan konflik yang lain hal ini dikarenakan konflik agama yang sangat sulit diatasi tanpa kesadaran yang timbul dari hati nurani kita para pemeluk agama. Konflik antaragama dapat meninggalkan bekas yang mendalam, dan tidak seorang pun dapat bersikap netral dalam mengatasi konflik tersebut. Sedangkan konflik suku dapat didamaikan secara adat, dan konflik karena kepentingan politik bisa diatasi dengan memberi konsesi. Kedua konflik ini bisa selesai dengan cepat dan tidak menimbulkan bekas yang mendalam.
Dari penjelasan diatas sudah jelas dalam perpecahan antar umat beragama di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, maka dari itu solusi yang tepat dan terbaik yaitu dengan:
-
Meningkatkan pemahaman dan pengalaman sila Ketuhanan Yang Maha Esa.
Prinsip tata cara Pengamalan Sila Pertama Pancasila berikut ini:
-
Bangsa Indonesia percaya dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut kemanusiaan yang adil dan beradab.
-
Hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda.
-
Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
-
Tidak memaksakan sesuatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.
-
dialog antar umat beragama,
-
meningkatkan rasa toleransi,
-
menumbuhkan kesadaran pluralisme,
-
saling mentautkan hati di antara umat beragama,
-
kesenjangan sosial dalam hal agama harus dibuat seminim mungkin dan sedapat–dapatnya dihapuskan sama sekali,
-
sikap pemerintah, seperti negara Pancasila, yang tidak memperlakukan umat-umat beragama degan berat sebelah,
-
Segala macam bentuk ketidakadilan struktural agama harus dihilangkan atau dibuat seminim mungkin.
Semoga dengan adanya solusi-solusi tersebut dari ajaran Ideologi Pancasila kehidupan antar umat beragama di Indonesia dapat hidup tenang dan damai demi terciptanya masyrakat madani di abad ke-21.
Source:
Dwi Siswoyo, Pendidikan Pancasila, Yogyakarta: UNY Press, 2008
http://verkay11-ricky.blogspot.com/2009/12/arti-dari-sila-pertama-pancasila.html
